sakit. Infeksi lambung membuatnya diopname selama 4 hari 3 malam. Ketika Catatankaki mewawancarai Bunga untuk kedua kalinya (Selasa, 3/12/2024) via telepon Whatsapp, Bunga bercerita bahwa ia sudah keluar dari rumah sakit. Meskipun begitu, ia menuturkan bahwa kondisinya belum baik-baik saja. Penyebab penyakitnya tak jauh dari apa yang sedang dihadapinya. Makanan tak lagi lahap disentuhnya akibat stres. Hal ini diperburuk dengan berita-berita palsu (hoax) yang beredar tentang dirinya. Berita-berita palsu ini bahkan menyebar hingga keluar Unhas. Meskipun begitu, Bunga menitipkan pesan menyikapi semua berita palsu yang beredar. “Kalau tidak dikenal ka jangan mi sebar hoax.” Ia juga menceritakan betapa tertekannya dirinya mengetahui narasi-narasi yang dikarang tentang dirinya. “Mau sekali ka muncul di permukaan bilang faktanya, tapi tidak bisa,” tuturnya. Pada tanggal 22 November 2024 Rektor Unhas mengeluarkan surat dropout (pemecatan secara tidak terhormat) kepada Alief Gufran. Alief Gufran sendiri adalah salah satu mahasiswa FIB yang turut aktif menyuarakan pemecatan Firman Saleh dari Unhas sekaligus ruang aman untuk mahasiswa sepanjang rangkaian aksi yang bergulir di FIB. Mendengar kabar ini, Bunga merasa bersalah. Kepada Catatankaki, ia meminta dipertemukan karena merasa tidak enak kepada Alief Gufran. Menanggapi permintaan ini, Catatankaki sempat menghubungi Alief Gufran. Namun, mahasiswa yang akrab disapa Fran itu tak dapat memenuhi permintaan Bunga. Alih-alih bertemu, Fran menitipkan pesan kepada Bunga. Ia mengatakan kasus ini mesti dimenangkan. Tak hanya dipecat dari Unhas, pelaku juga mesti dijebloskan ke penjara katanya. Apa yang telah menimpa dirinya ia anggap sebagai tindak otoriter kampus yang anti kritik. “Jangan mi merasa nda enak. Tetap ki ini memperjuangkan dia, kasih bawa mi ke (ranah) hukum. Tawari korban. Jangan (semisal) cuma saya dicabut SK (dropout)-ku, baru korban apa, kodong?” Seusai semua yang terjadi di Unhas, maupun yang dialami langsung oleh Bunga sendiri, ia berniat untuk tetap melanjutkan skripsinya. “Karena kubilang sudah memulai di ini kampus harus ka terus (lanjut). Kalau semisal suatu saat kulanjutkan ki, terus bersuara ki Unhas, yang dia bantu sama sekali tidak ada dan sama sekali tidak akan mau ka minta bantuannya lagi Unhas,” pungkasnya. Catatankaki juga sempat menanyai Bunga tentang pesan dan kesannya sejauh ini terhadap Unhas, kepolisian, serta massa aksi yang masih memperjuangkan tuntutan pemecatan terhadap Firman Saleh dan ruang aman di kampus. Guna

Select target paragraph3