11/19/24, 11:24 AM
Menelisik Isu Pelecehan Di Festival Teater Jakarta 2024
ada kejadian apapun yang perlu disikapi secara penuh perhatian.
Intinya, Perempuan merasa dirinya tidak aman berada di lingkungan FTJ. Pasalnya,
menurutnya, bukan hanya pelecehan yang dia hadapi, tapi perilaku massa tertentu dalam FTJ
yang menormalisasi, bahkan menertawakan aksi yang akhirnya masuk kategori pelecehan
tersebut.
Perempuan merasa, sikapnya penting untuk menyorot lingkungan FTJ yang menurutnya tak
sehat dan perlu perubahan besar.
Gambaran Kejadian
Perempuan berbagi potongan rekaman audio kejadian terkait kepada Validnews. Audio yang
sebelumnya juga sudah dibagikan di media sosial oleh Perempuan, menurutnya demi
menjawab bantahan Joind atau yang disebut Pelaku dalam pernyataan DKJ, yang merasa tak
melecehkan siapapun. Rekaman itu menangkap momen saat kelompok Perempuan
melakukan audiensi dengan panitia FTJ terkait persiapan teknis.
Audiensi itu semula hanya melibatkan kelompok Perempuan dengan panitia FTJ dan DKJ
sebagai fasilitator. Audiensi ini merupakan sesi yang dibuat khusus oleh DKJ dan Panitia FTJ
untuk mengakomodasi permintaan pihak Perempuan yang menuntut kejelasan terkait teknis
festival.
Namun di tengah audiensi, Joind Bayuwinanda (yang kemudian dinyatakan sebagai Pelaku)
oleh DKJ, masuk dalam ruang audiensi dan mengambil kesempatan berbicara. Ketika itulah,
muncul perkataan yang melukai hati Perempuan. Joind mengatakan ingin "menelanjangi"
Perempuan yang mencoba mempertanyakan kerja Panitia FTJ.
"Saat itu, saya tertegun. Emosi, sedih, takut, semua campur aduk. Tubuh saya bergetar. Saya
berpikir, apa yang telah saya lakukan sehingga muncul perkataan terhadap saya yang sangat
dahsyat begitu," cerita Perempuan.
Kata "menelanjangi" tentunya bisa berarti banyak. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
menyematkan tiga makna atas kata tersebut. Makna pertama adalah “membuka hingga
telanjang”, kedua berarti merampas (pakaian, barang) hingga habis sama sekali. Pengertian
terakhir yaitu “membuka kedok” atau “mengkritik habis-habisan” lawan bicara.
Tapi Perempuan tahu satu hal dengan pasti saat itu, bahwa dirinya rentan. Ditambah, dalam
rekaman yang dibagikan, tampaknya sebagian laki-laki di ruangan audiensi saat itu tertawa
kecil meningkahi ucapan Joind.
“Saya juga bukan orang bodoh yang nggak mengerti bahwa menelanjangi maksudnya bukan
harfiah. Membuka baju saya segala macam, memang bukan. Tapi tetap itu pelecehan. Satu itu
https://validnews.id/kultura/menelisik-isu-pelecehan-di-festival-teater-jakarta
3/7