Ancaman Terhadap Pengkritik Festival Sastra
Incident- Information Sources
- Report
- Incident Time
- Nov 8, 2025
- Year
- 2025
- Impacted Rights
- Right to create without censorship and intimidation
- Right to participate in cultural life
- Incident Area
- DKI Jakarta: Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
- DKI Jakarta: Kota Administrasi Jakarta Barat
- DKI Jakarta: Kota Administrasi Jakarta Pusat
- DKI Jakarta: Kota Administrasi Jakarta Selatan
- DKI Jakarta: Kota Administrasi Jakarta Timur
- DKI Jakarta: Kota Administrasi Jakarta Utara
- Geolocation
Latitude: -6.211544
Longitude: 106.845172
- Geolocation
- Art Field
- Literature
- Link
- Laporan
- Incident Description
Seorang penulis dan kritikus sastra menyampaikan pandangannya secara terbuka di media sosial terkait penyelenggaraan Jakarta International Literary Festival. Ia mempertanyakan independensi penyelenggaraan acara tersebut karena didukung pendanaan kementerian yang pada rezim ini banyak melakukan kebijakan kontroversi seperti memberikan gelar pahlawan pada presiden pelanggar HAM dan tidak mengakui terjadinya pemerkosaan masal terhadap perempuan Tionghoa di kerusuhan tahun 1998.
Kritik tersebut ditanggapi dengan ancaman oleh salah satu individu yang terlibat di festival itu, katanya dengan menggunakan bahasa Sunda "satu waktu kau akan kuhabisi. Silakan siapa saja yang merasa kenal dengan orang ini, beri tahu, screenshot, ditunggu."
Ancaman ini menimbulkan banyak perdebatan, kritikusnya sendiri mengatakan ini adalah ancaman pembunuhan. Kondisi ini membuat yang mengancam akhirnya meminta maaf dan menurunkan ujarannya tersebut dari media sosial.
- Victim
- Perpetrator
- Incident Status
- Finished