Seorang seniman perempuan menjadi korban KDRT oleh suaminya sesama seniman. Setelah bercerai, mantan suami menyebarkan konten intim tanpa persetujuan korban ke lingkaran pelaku seni dan tetangga. Hal ini mengakibatkan tertutupnya akses bagi korban atas pameran, pembatalan proyek seni, hujatan atas karya, dan pelecehan lanjutan dari seniman lain.