8/16/24, 3:35 PM
Bukan Bintang Tamu, Imigrasi Kotabumi Deportasi Seniman Residensi - haluanlampung.com
Semi menuturkan, bahwa imigrasi banyak bekerja dengan asumsi. Padahal, mereka seniman
residensi datang menggunakan uang pribadi, tiket pesawat bayar sendiri, bayar visa sendiri, dan
mereka disini mempunyai kontribusi kebudayaan kepada warga yang kalau dihitung dan
dibandingkan tentu tidak sebanding.
“Kami juga merugi secara finansial sekitar 20 juta untuk biaya kepulangan mereka. Belum lagi
kerugian moril yang dialami para seniman eesidensi itu,” kata Semi.
Setelah kejadian tersebut, pihaknya juga menyoroti kurangnya koordinasi dan komunikasi antara
berbagai lembaga terkait. Semi berharap ke depan, sosialisasi mengenai prosedur dan regulasi
imigrasi dapat mencakup pelaku seni budaya, jangan hanya di dinas-dinas saja, sehingga kejadian
serupa dapat dihindari.
“Para seniman telah berangkat dari Bandara Radin Intan ke Soekarno Hatta, dan kembali ke
negara asal mereka pada Rabu (07/08) kemarin. Panitia berharap kejadian ini dapat menjadi
pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih memahami dan menghargai peran seni dan budaya
dalam membangun hubungan antarbangsa,” pungkasnya.
SEBARKAN
Pos sebelumnya
Ketua KPU Way Kanan Buka Rapat Pleno Terbuka
Rekapitulasi DPS
Pos berikutnya
RMD Hadir Dalam Momentum Pringsewu Bersholawat
POS TERKAIT
https://haluanlampung.com/bukan-bintang-tamu-imigrasi-kotabumi-deportasi-seniman-residensi/
4/11